Pemerintah Inggris mengambil tindakan tegas untuk melindungi kesehatan anak-anak dengan menerapkan larangan penggunaan vape sekali pakai, sebuah langkah yang juga akan diperluas ke Irlandia Utara, sambil menunggu persetujuan dari Parlemen Stormont. Menteri Kesehatan Irlandia Utara, Robin Swann, telah mengkonfirmasi inklusi wilayah tersebut dalam RUU Tembakau dan Vape di Westminster, yang dirancang untuk melindungi kesehatan kaum muda dan menciptakan generasi bebas asap rokok.

Daftar Isi
Apa itu RUU Tembakau dan Vape
RUU yang diusulkan merupakan langkah signifikan untuk membatasi risiko vaping di kalangan anak muda. RUU tersebut mengusulkan untuk menjadikannya ilegal untuk menjual produk tembakau kepada individu yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2009, yang secara efektif menargetkan generasi muda. RUU tersebut juga membuka jalan bagi langkah-langkah regulasi tambahan untuk mengatasi risiko yang terkait dengan vaping di kalangan remaja.
Dukungan Menteri Kesehatan untuk RUU tersebut
Swan menekankan parahnya masalah terkait merokok di Irlandia Utara, dengan menyatakan, "Merokok membunuh, sesederhana itu. Di Irlandia Utara, merokok membunuh lebih dari 2.000 orang setiap tahunnya, dan mengobati kondisi terkait tembakau menghabiskan biaya rumah sakit kami lebih dari £200 juta per tahun." Dia percaya bahwa tindakan apa pun yang dapat mengurangi kematian yang dapat dicegah dan membantu orang hidup lebih lama dan lebih sehat patut didukung. Swann sepenuhnya mendukung rencana pemerintah Inggris dan telah menyerukan agar Irlandia Utara dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-Undang Pemerintah Inggris, dengan catatan bahwa keputusan akhir akan berada di tangan Majelis Irlandia Utara.
Peraturan Perundang-undangan untuk Melindungi Anak
Swann juga menyebutkan bahwa dia memperkenalkan undang-undang pada tahun 2021 yang bertujuan untuk melindungi anak-anak dari bahaya asap dan vape sekali pakai. Dia yakin bahwa langkah terbaru ini akan memajukan tujuan ini, menciptakan masa depan di mana kaum muda terbebas dari bahaya ini.
Sambutan Menteri Kesehatan Masyarakat Inggris
Dimasukkannya Irlandia Utara ke dalam RUU tersebut disambut baik oleh Menteri Kesehatan Masyarakat Inggris Andrea Leadsom, yang mengatakan, "Kami menyambut baik berita bahwa Irlandia Utara akan bergabung dengan kami dalam membuat sejarah dan memajukan generasi bebas asap rokok."
Reaksi Produsen Vape
MOKI, a perusahaan manufaktur vape terkemuka yang memiliki bisnis di Irlandia Utara, harus menyesuaikan rencana pemasarannya sebagai tanggapan atas rencana pemerintah Inggris untuk melarang vaping sekali pakai. Perusahaan ini sekarang berfokus pada vape pod, vape rokok elektrik, dan perangkat vape yang dapat digunakan kembali di pasar Inggris. Meskipun mengakui masalah lingkungan yang terkait dengan vaping sekali pakai, MOKI percaya bahwa pelarangan total bukanlah solusi terbaik dan masih ada permintaan untuk vape sekali pakai di kalangan orang dewasa.

Solusi Utama dan Ritel yang Bertanggung Jawab
Kunci untuk mengatasi masalah ini terletak pada memastikan bahwa semua peritel online dan offline tidak menjual vape kepada kaum muda. Hal ini mengharuskan peritel untuk bertanggung jawab dan mematuhi peraturan. Selain itu, lembaga-lembaga terkait harus menindak tegas penjualan ilegal vape sekali pakai kepada kaum muda. Pemerintah juga harus meningkatkan upaya untuk mengedukasi kaum muda tentang potensi bahaya merokok dan mengarahkan mereka untuk menjauhi rokok dan vape.
Larangan vape sekali pakai di Irlandia Utara merupakan langkah signifikan menuju masa depan yang lebih sehat dan bebas asap rokok. Sangat penting untuk mengedukasi kaum muda tentang bahaya merokok dan vaping, memastikan bahwa generasi berikutnya dapat menikmati kehidupan yang bebas dari risiko kesehatan yang dapat dicegah ini.